Koordinator FJAS, Muhammad Suhud tak ingin ada aksi separatis yang dilakukan mahasiswa asal Papua di Yogyakarta. Dia meminta supaya petugas, baik Polri dan TNI menindak tegas aksi yang dinilai makar.
"Kami tak ingin ada aksi-aksi separatis, kita tak ikhlas tanah Yogya dijadikan cikal bakal gerakan separatis," katanya, Selasa (1/12/2015).
Dia justru meminta mahasiswa asak Papua supaya fokus pada pendidikannya, bukan malah melakukan aksi ingin keluar dari NKRI. Tindakan itu sudah tidak sejalan dengan tujuan utamanya, menimba ilmu di Kota Pendidikan Yogyakarta.
(Risna Nur Rahayu)