Oleh karena itu, kata dia, pihaknya akan terus memangkas uang anggaran agar bisa digunakan untuk para mahasiswa.
"Makanya, kita terus menghemat uang, supaya yang kuliah bisa kami bantu. Dulu yayasan (kami dorong memberi) beasiswa untuk membantu SD. Semua kita dorong bakal punya e-money," tambah Ahok.
Seperti diketahui, siswa pemegang KJP bisa naik Bus Transjakarta secara cuma-cuma di jam pergi dan pulang sekolah. Nantinya, keluarga penerima KJP juga akan digratiskan naik bus Transjakarta.
"Semua akan kami bebaskan naik bus. KJP satu keluarganya bebas naik bus dan punya rusun," tukas Ahok.
(Awaludin)