Kilas Balik Okezone 2015

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Jum'at 01 Januari 2016 00:01 WIB
Share :

Tanggal 30 Desember, Redaksi mendapat kabar dari fotografer Arif Julianto yang ikut melakukan pencarian dari udara bersama pesawat 295 TNI AU. Dia mengirimkan SMS bahwa ditemukan jenazah korban Air Asia mengapung. “Bang, jenazah AirAsia ditemukan”. Info tersebut disambungkan Feri Usmawan, koordinator foto kepada Pimred Okezone.

Mengejar informasi tersebut, Pimred langsung menghubungi Arif untuk memastikan penemuan tersebut. Walau sinyal agak sulit, tapi akhirnya dia memastikan dengan kuat bahwa itu adalah jenazah setelah mengecek dengan kamera jarak jauh. Okezone pun menjadi media online tercepat dalam mengabarkan penemuan jenazah tersebut.

Informasi tersebut menjadi awal perjalanan panjang peliputan hingga awal Januari –Februari 2015. Redaksi pun tanpa ragu mengirim tambahan awaknya, Quranul Hidayat, Feri Agustyawan, dan Angkasa Yudhistira ke Pangkalan Bun dan sekitarnya untuk melakukan peliputan hingga tuntas. Akhir tahun 2014 pun mereka habiskan di lokasi liputan, tanpa bersama keluarga, apalagi kolega.

Singkat kata, kesigapan Redaksi mengawal setiap informasi penting menjadi SOP (standard operating procedure) baku dalam menjalankan tugas personel Okezone.com. Sehingga setiap informasi pasti dikupas tuntas media portal MNC Group ini.

Semakin Kuat dan Berprestasi

Perjalanan panjang 2015 juga menorehkan catatan tersendiri. Di tengah banyaknya kemunculan media online di Indonesia membuat dunia media digital semakin kompetitif. Baik dari sisi inovasi, kreativitas konten maupun personel. Tak sedikit personel yang pergi dan datang menghiasi perjalanan tahun Kambing Kayu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya