"Kita masih ingat ketika tahun 2001, ketika Amerika diserang. Secepat kilat Amerika langsung menetapkan status Amerika under attack, kita diserang," ucap Tantowi.
Pengakuan bahwa negara diserang dianggap bukan hal yang berlebihan. Apalagi hal itu terjadi secara nyata dan tidak bisa dibantah.
Pengakuan itu justru membuat warga menjadi waspada. Dalam saat bersamaan, pemerintah dan seluruh pihak terkait juga melakukan berbagai langkah penting untuk mencegah agar aksi teror dan radikalisme tidak terjadi lagi.
"Menurut saya (yang dilakukan Amerika) itu tidak lebay, bukan pula suatu upaya untuk menakut-nakuti rakyatnya. Tapi lebih kepada meningkatkan kewaspadaan rakyat dan juga untuk meningkatkan kesatuan," pungkasnya.
(Fiddy Anggriawan )