JAKARTA - Indonesia kembali dihantui kelompok teroris yang kembali beraksi pada peristiwa teror penembakan dan ledakan bom di kawasan Sarinah Plaza, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis, 14 Januari pekan lalu.
Bangsa ini sepertinya sudah akrab dengan sepak terjang kelompok teroris berpaham radikal. Para ekstrimis ini kerap melancarkan aksinya dengan target yang beragam. Mulai dari menyasar fasilitas dan aset milik barat terutama milik Amerika Serikat (AS), hingga menargetkan aparat kepolisian.
Okezone mencatat, rangkaian aksi tindak terorisme selama satu dekade belakangan ini. Berbagai kelompok radikal Islam disebut-sebut sebagai dalang dari aksi yang meresahkan masyarakat dan bikin repot intelijen serta aparat kepolisian. Berikut rangkaian aksi teror yang pernah mengguncang Indonesia.
Peristiwa Teror di Tahun 2000 :
Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Filipina diguncang ledakan bom pada 1 Agustus 2000 dari sebuah mobil yang diparkir di depan rumah Duta Besar Filipina di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Sedikitnya dua orang tewas dan puluhan orang lainnya menderita luka-luka termasuk Dubes Filipina kala itu, Leonides T Caday.
Sebuah granat meledak di komplek Kedubes Malaysia, di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Teror bom kembali mengguncang Jakarta. Kali ini yang menjadi target ialah area parkir P2 kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), Terctaat, 10 orang tewas, puluhan orang lainnya luka-luka, dan ratusan mobil rusak berat.
Menjelang perayaan Natal, rangkaian aksi teror bom kembali terjadi pada 24 Desember 2000. Peristiwa ini terjadi di sejumlah kota di Indonesia. Belasan orang meregang nyawa dan puluhan lainnya menderita luka-luka.
Tahun 2001 :
Gereja Santa Anna dan HKBP di daerah kalimalang, Jakarta Timur diguncang ledakan bom pada 22 Juli 2001. Sebanyak lima orang tewas dalam peristiwa ini.
Pada 23 September 2001 Plaza Atrium Senen, Jakarta Pusat diteror ledakan bom. Sejumlah orang di lokasi menderita luka-luka. Beruntung tidak ada korban jiwa.
Ledakan bom juga mengguncang restoran KFC, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada 12 Oktober 2001. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Sekolah Australian International School (AIS), di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan juga mendapat teror bom rakitan pada 6 November 2001. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.