Respons Rudal Korut, AS Sebar Rudal Patriot di Korsel

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Sabtu 13 Februari 2016 15:06 WIB
Rudal Patriot (Foto: Computerworld)
Share :

WASHINGTON – Sebagai negara yang mengklaim penjaga perdamaian dunia, Amerika Serikat (AS) tampaknya "panas" terhadap aksi Korea Utara (Korut) yang meluncurkan rudal mereka Minggu 7 Februari lalu. Negeri serba tertutup itu berdalih meluncurkan satelit, tetapi AS dan sekutunya tidak percaya.

Sebagai respons, Negeri Paman Sam menyebar tambahan rudal Patriot di Korea Selatan (Korsel). Misil tersebut merupakan bagian dari sistem misil pertahanan milik AS. Keputusan itu diambil sebelum dimulainya pembicaraan antara Korsel dan AS untuk membangun sebuah sistem rudal canggih untuk mewaspadai Korut.

Pekan depan, kedua sekutu itu akan mulai membicarakan Terminal High-Altitude Area Defense (THAAD) yang merupakan salah satu sistem rudal pertahanan canggih di dunia. Namun, pejabat kedua negara menolak untuk menyebut tanggal pasti pembicaraan dimulai.

“Pengembangan rudal balistik berkelanjutan Korut yang berlawanan dengan dunia internasional membutuhkan aliansi untuk mempertahankan dan menyiapkan pertahanan terhadap rudal balistik,” ucap Komandan Pasukan AS Letnan Jenderal Thomas Vandal, seperti dilansir The Guardian, Sabtu (13/2/2016).

Komando militer AS di Korsel mengatakan unit pertahanan udara dari Fort Bliss, Texas, telah menjajal rudal balistik dalam sebuah pelatihan dengan menggunakan sistem rudal Patriot di Pangkalan Udara Osan.

Pembangunan sistem THAAD di Korsel sendiri begitu ditakuti oleh Rusia dan China. Keduanya khawatir sistem tersebut dapat membantu radar AS mengenali rudal-rudal milik negara lain. Namun, pejabat Seoul mengatakan THAAD hanya dibangun untuk melindungi Korsel dari ancaman Korut, bukan untuk menargetkan China atau negara lain.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya