Ia mengaku tidak memiliki dana yang kuat untuk bersaing dengan rivalnya yang notabene dari kalangan atas. Dirinya pun merasa pesimis bersaing memperebutkan rekomendasi PDI Perjuangan dalam bursa calon Bupati Buleleng ketat di Pilkada 2017.
"Mungkin politik ini hanya cocok bagi mereka yang punya banyak uang saja. Sedangkan saya ini siapa, modal aja nggak punya,” ujarnya.
Sebagaimana diberitakan, pedagang koran di Jalan Diponegoro, Buleleng Luh Made Marwati senin lalu mengembalikan formulir pendaftaran Balon Bupati Buleleng di Sekretariat PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng. Panitia pelaksana melihat Marwati kurang melengkapi syarat-syarat untuk menjadi Balon Bupati Buleleng, dan memintanya untuk segera melengkapi hingga kamis besok.
Namun, lantaran tak jua menemukan ijazahnya dia pesimis untuk maju bersama PDI Perjuangan, dan hendak menempuh jalur independen meski Marwati sangat berharap bisa bergabung dengan PDI Perjuangan dalam Pilkada 2017.
(Angkasa Yudhistira)