“Risma lebih mengerikan dari Ridwan Kamil. Jika Risma deklarasi maju, tingkat elektabilitas Ahok turun dari 43 persen ke 35 persen. Sementara Ridwal Kamil kalau dia memutuskan maju Ahok turun tingkat elektabilitasnya ke 39 persen,” jelasnya.
“Ridwan Kamil bisa saja maju walau sudah membuat pernyataan tidak maju. Contohnya Jokowi di Pilgub katanya mau konsentrasi di Solo tapi akhirnya maju juga karena ditugasi partai. Sampai hari ini memang dari hasil survei belum ada sejajar Risma dan Ridwan Kamil,” sambung Hendri.
Sementara itu masih ada suara mengambang 57 persen. Suara mengambang ini adalah mereka yang belum menentukan pilihan.
“Kalau head to head akan ada kejutan karena Ahok hanya memiliki elektabilitas 43 persen ada sisa 57 persen masa mengambang bisa diambil,” pungkasnya. (Fid)
(Awaludin)