Abu Sayyaf Mengaku Bertanggung Jawab soal Penculikan 10 WNI

Khafid Mardiyansyah, Jurnalis
Senin 28 Maret 2016 21:41 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
Share :

JAKARTA - 10 Anak Buah Kapal dari kapal bernama Brahma 12 asal Indonesia dikabarkan diculik oleh kelompok teroris Abu Sayyaf di Filipina.

Kabar tersebut diketahui saat salah satu kru kapal menghubungi atasan mereka dan mengaku diculik oleh kelompok teroris Abu Sayyaf.

Informasi tersebut diperkuat dengan ditemukannya satu kapal kosong yang terdampar oleh aparat kepolisian pada Senin sore waktu setempat, di Pulau Languyan, Provinsi Tawi-Tawi, Filipina yang menandakan kru kapal tersebut sudah dibajak.

"Salah satu kru mengatakan bahwa mereka sedang ditahan oleh kelompok bersenjata Abu Sayyaf dan mereka (penculik) menuntut uang tebusan," ujar salah satu sumber militer Filipina Selatan enggan disebutkan namanya seperti dikutip dari Xinhua.

Menurut sumber tersebut, kapal yang dibajak tersebut sedang melakukan perjalanan ke Malina, Filipina untuk suatu kepentingan tertentu.

Sementara, juru bicara militer Filipina, Bigjen Restituto Padilla mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi apapun soal kasus penculikan yang menimpa kru dari Indonesia.

Diketahui, Kelompok Abu Sayyaf didirikan pada awal 1990 oleh satu kelompok ekstrimis islam. Kelompok bersenjata ini beroperasi di Filipina selatan dan bertanggung jawan atas serangkaian penculikan, pemboman dan pemenggalan selama beberapa dekade.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya