JAKARTA - Keberadaan jalur 3 in 1 yang memunculkan profesi joki hingga eksploitasi anak membuat Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana menghapus kebijakan tersebut.
Mendengar ide tersebut, Polda Metro Jaya yang merupakan salah satu stakeholder berencana mengkaji guna mengetahui perlu tidaknya jalur tersebut diadakan.
"Itu harus dikaji dulu, karena kami salah satu stakeholder pengemban kebijakan juga harus diajak bicara bagaimana merealisasikan atau mencabut suatu kebijakan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Mohammad Iqbal kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Rabu (30/3/2016).
Meski demikian, Iqbal menilai keberadaan jalur 3 in 1 masih relevan. Namun apabila Gubernur berencana untuk menghapus kebijakan 3 in 1, hal itu tampaknya perlu dikoordinasikan dulu dengan semua stakeholder yang ada.
"Menurut pandangan kami, masih sangat relevan. Tetapi, kalau ada kebijakan Pak Gubernur tentunya akan koordinasikan dulu dengan semua stakeholder yang ada," tandasnya.
(Fiddy Anggriawan )