Sebagaimana diketahui, rencana penggusuran Kampung Luar Batang meliputi permukiman ilegal di sepanjang bantaran perairan Pelabuhan Sunda Kelapa. Di kawasan ini nantinya dibangun sheet pile atau dinding turap beton untuk menghalau air laut dan sebagai antisipasi banjir.
"Anak Anda di rumah susun dapat KJP, bus sekolah. Kamu yang tua naik bus enggak bayar. Ya kan. Mau kerja kita cariin, di KBN. Mau usaha juga kita siapin modal. Jadi, sebetulnya ini lebih baik memindahkan Anda," jelas dia.
Meski begitu, seperti kejadian penggusuran sebelumnya, Ahok enggan menggelar dialog dengan warga. Alasannya, dialog tak akan menghasilkan kata sepakat jika yang diinginkan warga adalah tetap berada di permukiman ilegal.
"Apa yang mau ditemui? Kalau dia ngotot, ya kan? Kita bukannya enggak mau temuin. Saya mau temuin, kalau kamu bisa terima usulan pindahin kamu ke tempat yang lebih baik," pungkasnya.
(Fiddy Anggriawan )