Presiden PKS Beberkan Ulah Kontroversial Fahri Hamzah

Syamsul Anwar Khoemaeni, Jurnalis
Senin 04 April 2016 10:54 WIB
Foto: Okezone
Share :

JAKARTA - Presiden DPP PKS, M Sohibul Iman, membeberkan beberapa pernyataan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah yang dianggap kontroversial, kontraproduktif dan tidak sejalan dengan arahan partai.

Di antaranya ialah: (1) Menyebut ‘rada-rada bloon’ untuk para anggota DPR RI. Pernyataan ini diadukan oleh sebagian anggota DPR RI ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dan Fahri Hamzah diputus MKD melakukan pelanggaran kode etik ringan.

"Kedua, mengatasnamakan DPR RI telah sepakat untuk membubarkan KPK," jelas Iman di Jakarta, Senin (4/4/2016).

Ketiga, pasang badan untuk tujuh proyek DPR RI yang mana hal tersebut bukan merupakan arahan pimpinan partai. Iman menambahkan, selanjutnya Wakil Ketua Majelis Syuro (WKMS) juga menyampaikan penegasan tentang apa yang disampaikan KMS.

"Terutama terkait dengan karakteristik mayoritas masyarakat Indonesia yang menjunjung kepatutan, kesantunan, dan kesopanan yang penting diperhatikan oleh pejabat publik, apalagi yang berasal dari partai Islam," bebernya.

Menurutnya, bila dikaitkan dengan dakwah, tentu memahami karakteristik mayoritas masyarakat Indonesia merupakan kunci penting keberhasilan dalam berkomunikasi kepada publik.

Sebagai presiden PKS, Iman juga menyampaikan pendapatnya, yang intinya Fahri Hamzah sebagai pimpinan DPR RI daripada mengangkat gagasan tujuh proyek DPR RI yang berbiaya mahal lebih baik melakukan terobosan-terobosan substantif berupa transformasi struktural (di bidang politik, ekonomi, sosial, dan bidang-bidang lainnya) melalui perbaikan dan pengusulan beragam Rancangan Undang-Undang (RUU) di DPR RI.

"Ini juga sekaligus akan mengangkat reputasi DPR RI dan secara khusus Koalisi Merah Putih (KMP), sebab posisi KMP di DPR RI adalah mayoritas," sambungnya.

Fahri Hamzah, lanjut Iman mencatat dan menerima nasihat dan masukan-masukan pada pertemuan tersebut dan ada kesiapan melakukan adaptasi dengan arahan-arahan tersebut. Presiden PKS pun gembira dengan respons Fahri Hamzah dan optimis Fahri Hamzah dapat menjalankan tugasnya sebagai anggota/kader PKS dalam posisinya sebagai Wakil Ketua DPR RI sesuai arahan, visi dan misi partai di atas.

"Seiring berjalannya waktu, sosialisasi dan supervisi arahan-arahan pimpinan partai terhadap seluruh struktur dan anggota partai termasuk yang mengemban amanah jabatan publik (bukan hanya terhadap FH saja) terus dilakukan dalam rangka konsolidasi," tukasnya.

Sebelumnya, Presiden PKS Sohibul Iman mengakui telah menandatangani surat pemecatan Fahri Hamzah dalam bentuk Surat Keputusan DPP PKS para 1 April 2016.

Sohibul menjelaskan, pihaknya belum memublikasikan hal itu karena sesuai prosedur keputusan tersebut harus disampaikan terlebih dahulu kepada Fahri Hamzah.

"Tadi malam saya sudah meminta pihak sekretariat untuk segera mengirim kepada yang bersangkutan," ujar Sohibul dalam pesan singkatnya, Minggu 3 April 2016.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya