JAKARTA - Beredar surat pemecatan terhadap kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah. Terkait hal tersbut, Fahri langsung angka bicara dengan menggelar konferensi pers di Gedung DPR RI.
"Saya memohon maaf dari kemarin belum memberikan tanggapan karena saya sangat berhati-hati untuk mengeluarkan pernyataan dan menunggu surat pernyataan dari partai kepada saya. Saya hanya bisa menjelaskan kepada kader, saya tidak menerima sepucuk surat apapun sehingga saya tidak tahu apa yang terjadi," kata Fahri di Nusantara III, DPR RI, Jakarta, Senin (4/3/2016).
"Tiba-tiba saya melakukan klarifikasi, pukul 20.00 WIB, ada petugas yang datang ke kediaman pribadi saya. Saya membaca sekilas (surat) jadi saya belum bisa menjelaskan," tambahnya.
Fahri menceritakan, dirinya mengetahui kabar pecatannya dari sejumlah kerabat yang memberitahu. Sementara itu, dirinya cukup kaget ketika mendengar kabar surat pemecatan dirinya sudah tersebar di media.
"Hp saya dari kemarin panas, banyak yang nanya ke saya. Sementara surat pemecatan itu bocor, lalu kemudian seolah-olah prolog muncul kedepan publik, seolah-seolah saya layak dipecat," lanjutnya.
Namun, hingga saat ini dirinya menyatakan belum mengerti apa alasan ia di copot dari PKS. "Saya terus terang belum mengerti apa yang dituduhkan kepada saya. Karena dalam dua kali sidang yang saya hadiri, saya sudah berkirim surat meminta keterangan apa yang terjadi," tandasnya.
(Angkasa Yudhistira)