Kemarau Diprediksi April-Desember, Indonesia Terancam Kekeringan

Agregasi Solopos, Jurnalis
Senin 04 April 2016 16:31 WIB
ilustrasi (foto: Okezone)
Share :

BANTUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Bappeda) Bantul memperkirakan bencana kekeringan tahun ini bakal lebih parah dibanding 2015.

Kepala BPBD Bantul Dwi Daryanto mengatakan, informasi yang diperoleh dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, musim kemarau tahun ini lebih lama dibanding tahun lalu. Musim kemarau diprediksi mulai terjadi April ini hingga akhir tahun nanti (Desember).

“Waktu kemaraunya lebih lama hingga delapan bulan, tahun lalu tidak sampai delapan bulan,” terang Dwi Daryanto, dikutip dari Harianjogja, Senin (4/4/2016).

Musim kemarau yang lebih panjang tersebut menurutnya disebabkan karena dampak pemanasan global dan perubahan iklim secara ekstrem yang terjadi beberapa tahun terakhir.

Panjangnya waktu musim kemarau diprediksi bakal memperparah bencana kekeringan tahun ini. Tahun lalu dengan kemarau yang lebih pendek, sejumlah bencana kekeringan terjadi di Bantul.

“Kalau kemaraunya lebih lama, otomatis bisa lebih parah kekeringannya,” papar dia.

BPBD lanjutnya telah melakukan sejumlah persiapan menghadapi kemarau panjang. Antara lain membangun sumur dalam di lokasi yang kerap mengalami kekeringan saat kemarau.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya