BENGKULU - Kelompok penangkaran Konservasi Penyu Laut Kelompok Pemuda-Pemudi Penggiat Alam dan Lingkungan Hidup (KP3ALH), Taman Wisata Alam-Air Hitam, Desa Air Hitam, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menemukan 85 butir telur penyu di kawasan Pantai Air Hitam, Desa Air Hitam.
Ketua KP3ALH, Supri, mengatakan saat ini seluruh telur penyu telah dieramkan di lokasi penangkaran. Pengeraman itu, ia menlanjtukan, dimasukkan ke dalam satu sarang pengeraman di lokasi penangkaran.
''Semua telur penyu kita bawa ke penangkaran untuk dieram,'' kata Supri kepada Okezone, Selasa (5/4/2016).
Selain 85 telur penyu yang dieram, ia mengungkapkan, pihaknya telah mengeram 258 telur penyu yang saat ini telah berusia satu bulan. Pengeraman itu dimasukkan ke dalam dua sarang.
''Dalam satu minggu ke depan, 258 (telur) akan menetas. Untuk jenisnya kita belum tahu,'' ucap Supri.
Ia menambahkan, di KP3ALH Desa Air Hitam, ada 112 tukik atau anak penyu yang baru menetas satu hari. Sebanyak 112 tukit itu secara keseluruhan jenis lekang.
Supri menjelaskan, tukik akan dilepasliarkan setelah berusia 1 minggu hingga 2 minggu. ''Ratusan tukik itu akan kita lepas liarkan di Pantai Air Hitam,'' tutur Supri.
(Erha Aprili Ramadhoni)