Sebelum Ditangkap Nyabu, Dandim Makassar Minta Prajurit Jauhi Narkoba

Salman Mardira, Jurnalis
Rabu 06 April 2016 17:20 WIB
Ilustrasi (Okezone)
Share :

JAKARTA – Komandan Kodim (Dandim) 1408/BS Makassar, Kolonel Inf Jefri Oktavian Rotti, ditangkap saat pesta sabu bersama enam orang lainnya di Hotel D'Maleo, Makassar, Sulawesi Selatan, dini hari tadi.

Namun sebelum ditangkap, Kolonel Jefri ternyata pernah mengingatkan prajuritnya agar menjauhi narkoba. Ia juga menggelar tes urine seluruh anggota militer di jajarannya serta PNS Kodim 1408/BS Makassar yang dipimpinnya.

Seperti dikutip dari laman resmi Kodam Wirabuana, Rabu (6/4/2016), Kodim Makassar melakukan tes urine di Lapangan Makodim pada Selasa 22 Maret 2016. Hal itu dilakukan dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran narkoba.

Dandim Kolonel Inf Jefri Oktavian mengatakan kegiatan ini merupakan langkah TNI AD agar tidak ada prajurit TNI terlibat narkoba, khususnya anggota Kodim 1408/BS.

“Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk penyuluhan kepada prajurit TNI dan PNS Kodim 1408/BS agar tidak sampai terjerumus, karena saat ini khususnya narkoba sudah sangat mengkhawatirkan,” sebutnya.

Jefri juga mengutip instruksi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang menegaskan jika setelah Juni 2016 masih ada anggota TNI terlibat narkoba maka komandannya akan langsung dipecat.

Kolonel Jefri saat itu mengatakan sangat tidak mengharapkan ada anggotanya yang terlibat maupun positif menggunakan narkoba, maka semua personel diwajibkan ikut tes urine.

“Yang terbukti terlibat narkoba, tidak ada ampun, tidak ada kata maaf dan akan dipecat dari dinas keprajuritan TNI,” tegasnya.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya