Lastri bercerita penggusuran ini merupakan yang kedua kalinya bagi Lastri. Pada medio tahun 90-an, Lastri yang saat itu masih duduk di bangku sekolah dasar juga pernah digusur dari wilayah yang lokasinya berdekatan dengan Pasar Ikan.
Namun, nasibnya yang dihadapinya dulu tak setragis saat ini. Dulu pemerintah memberikannya uang ganti rugi agar bisa mengontrak di daerah lain, tapi penggusuran kali ini ia dan para warga Pasar Ikan tak mendapatkan sepeser uang dari Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok.
"Kalau dulu digusur dapat ganti rugi masih mending lah, ini sekarang sudah kayak sampah, diperlakuin kayak binatang," kesal Lastri.
(Fahmi Firdaus )