Polantas Rusia Perkosa dan Tiduri Wanita untuk Sebarkan HIV

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Selasa 19 April 2016 17:02 WIB
Efrem Izmailov sengaja menyebarkan virus HIV (Foto: Mirror)
Share :

KALININGRAD – Sungguh bejat perbuatan oknum polisi Rusia bernama Efrem Izmailov ini. Ia sengaja memerkosa tiga wanita dan tidur dengan delapan lainnya untuk menyebarkan virus HIV.

Modus yang digunakan pria berusia 39 tahun itu adalah memberi korban tumpangan dan menunjukkan kartu anggota kepolisian sebelum meniduri atau memerkosanya. Bahkan dalam satu kasus, Izmailov menyerang seorang wanita di hadapan anaknya.

Kelakuan bejat tersebut baru terungkap ketika pria yang mengidap HIV sejak 2001 itu pensiun dini sebagai polisi lalu lintas (polantas) di Kaliningrad. Pihak penyidik berhasil mengumpulkan 18 jilid berkas serta menyerahkannya ke pengadilan setempat. Jika terbukti bersalah, Izmailov terancam hukuman 15 tahun penjara.

Juru bicara pihak penyidik mengungkapkan, Izmailov dituduh memerkosa tiga wanita saat bertugas sebagai polantas hingga ketiganya terinfeksi HIV. Ia juga secara sengaja menginfeksi delapan wanita lokal Kaliningrad lainnya. Izmailov selalu menunjukkan lencana polisinya sehingga korban mudah percaya.

“Segera setelah korban masuk ke mobil, dia melakukan hubungan seks secara tidak aman, meski tahu mengidap HIV. Jika korban menolak, dia langsung membawanya kabur ke area terpencil dan memaksa korban berhubungan seks serta memerkosanya,” urai juru bicara yang tidak diketahui namanya itu, sebagaimana dimuat Mirror, Selasa (19/4/2016).

Penyidik menemukan bahwa pelaku memberi tahu korban bahwa dirinya adalah seorang penegak hukum sehingga korban takut untuk melapor. Bahkan, Izmailov pernah memerkosa salah satu korbannya dengan menggunakan seragam polisi lengkap. Dia dinyatakan sehat secara mental sehingga sah untuk dijatuhi hukuman.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya