Pihaknya menyatakan, masih ada 900-an napi yang menghuni Lapas Kerobokan. Imbuhnya, dari 66 napi tersebut tersnagkut banyak kasus, dari narkoba hingga pembunuhan.
"Kami di sini ingin menciptakan kedamaian dan kenyamanan bagi penghuni Lapas Kerobokan ini. Kalau mereka sudah nyaman kemungkinan tidak akan ada kerusuhan," ujarnya.
Saat mereka dibawa dengan bus dan satu mobil kijang, dari bus satu dan dua semuanya berteriak. Mereka seperti mengumpat, dan mengeluarkan kata-kata yang tidak jelas.
Dikabarkan sebelumnya beberapa hari yang lalu di Lapas Kerobokan terjadi kerusuhan, lantaran para napi tidak mau menerima tahanan kasus bentrok di Jalan Teuku Umar.
(Khafid Mardiyansyah)