WASHINGTON - Kepolisian Washington, Amerika Serikat (AS) pada Jumat 6 Mei 2016 menangkap seorang polisi federal karena diduga melakukan penembakan selama dua hari di daerah pinggiran Washington hingga menewaskan istrinya dan dua warga tak dikenal.
Penembakan membabi-buta itu menghidupkan kembali trauma atas peristiwa serangan "penembak ulung Beltway" pada 2002. Selain tiga orang tewas, tiga lainnya juga mengalami luka-luka dalam serangan-serangan terpisah.
Polisi yang ditangkap pada Jumat itu bernama Eulalio Sevilla Tordil, berusia 62 tahun. Ia merupakan personel kepolisian di bawah Dinas Perlindungan Federal pada Departemen Keamanan Dalam Negeri AS. Tordil ditangkap di sebuah toko penjual donat di dekat lokasi penembakan kedua.
Ia sebelumnya dicurigai telah membunuh istrinya dan menembak seorang warga yang menyaksikan peristiwa itu pada Kamis 5 Mei 2016 di wilayah Maryland. Ketika dua penembakan lagi muncul di wilayah sebelahnya, Montgomery, pada Jumat, para penyelidik menolehkan kecurigaan mereka terhadap Tordil, yang telah mengancam akan melakukan bunuh diri.
Seorang polisi dengan mengenakan pakaian preman menemukan keberadaan Tordil di sebuah toko Dunkin' Donuts. Para personel polisi terus mengawasi Tordil ketika ia masuk dan keluar dari toko, namun menunggunya hingga Tordil kembali ke mobilnya dan kemudian menangkapnya.