Fadli Zon: Kerjasama Internasional Penting untuk Memberantas Korupsi

Salman Mardira, Jurnalis
Kamis 12 Mei 2016 11:39 WIB
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon (Dok Okezone)
Share :

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI yang juga Presiden Global Organization of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC), Fadli Zon, menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Anti-Korupsi (UK Anti-Corruption Summit) di Lancaster House, London, Inggris.

Selain Fadli Zon, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Tito Karnavian juga hadir dalam acara ini, Kamis (12/5/2016).

Sehari sebelumnya, Fadli Zon juga memenuhi undangan Tackling Corruption Together, sebuah konferensi bagi masyarakat sipil, pemerintah, dan kalangan bisnis yang digelar Commonwealth Secretariat di Marlborough House, London.

Fadli Zon menegaskan bahwa kolaborasi dan kerjasama internasional mutlak diperlukan dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi. “Kerjasama tersebut semestinya bersifat komprehensif dan tidak terbatas pada penegakan hukum semata,” katanya dalam siaran pers diterima Okezone.

Menurutnya, salah satu sorotan dalam konferensi itu adalah mengenai pentingnya perusahaan mengekspose penerima manfaat utama (beneficial ownership) dari beragam aktivitas bisnis yang ada. Hal ini untuk menghindari keberadaan perusahaan-perusahaan cangkang yang hanya dapat menjadi sarana penghindaran pajak maupun pencucian uang. Kasus Panama Papers menegaskan pentingnya rezim public registry atas hal itu.

“Ada beragam pihak yang dapat mendorong dan membantu upaya pemberantasan dan pencegahan korupsi. Masyarakat sipil, misalnya, dapat memperkuat sistem whistleblower dan mekanisme untuk melindungi sang whistleblower-nya. Kolaborasi data terbuka, juga dapat mendorong pengawasan oleh publik semakin kuat,” pungkas politikus Partai Gerindra tersebut.

 

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya