KARO - Komandan Kodim 0205 Karo, Letkol Inf Agustatius Sitepu menegaskan, pihaknya akan menutup jalur masuk ke zona bahaya Gunung Api Sinabung dengan membangun beton di jalur akses masuk ke zona bahaya. Bangunan beton ini nantinya akan digunakan untuk menggantikan portal besi yang selama ini terpasang.
"Kita kan tidak 24 jam bisa menjaga portal ini. Maka dari itu, untuk memastikan tidak lagi ada aktivitas warga di zona bahaya, kita akan bangun beton di akses masuk zona. Ada enam titik jalur masuk yang akan kita beton. Termasuk di Desa Gamber, Kecamatan Simpang Empat, tempat sembilan korban luncuran awan panas pada Sabtu 21 Mei 2016 kemarin," ujar Agustatius, Rabu (24/5/2016).
Sementara itu, untuk akses masuk dari jalur-jalur tikus yang memang banyak ditemukan, Agustatius mengaku pihaknya tidak mungkin mengawasi seluruh jalur tikus tersebut. Pihaknya pun berharap masyarakat patuh, agar tidak lagi ada korban jiwa yang jatuh.
"Di akses utama kita bisa awasi. Tapi kalau yang lain ya enggak mungkin. Makanya kita imbau lah. Kita juga sudah memasang spanduk agar masyarakat sadar bahwa korban jiwa sudah jatuh akibat ketidakpatuhan," ujarnya.
Agustius berharap pemerintah dapat segera merampungkan rencana relokasi bagi masyarakat. Karena relokasi dianggap sebagai satu-satunya jalan agar warga tak lagi kembali ke zona bahaya.
"Itu (relokasi) yang harus segera dirampungkan. Kita tunggulah percepatannya dari pemerintah," tandasnya.
(Risna Nur Rahayu)