CIREBON – Dua pendaki asal Cirebon, Jawa Barat yang ditemukan selamat usai hilang di Gunung Semeru sudah dijemput keluarganya masing-masing. Keduanya bernama Supyadi (26) dan Zirli Gita Ayu Safitri (16). Bagaimana keduanya bertahan hidup selama di hutan?
Supyadi, warga Blok 4 Tegal Lempuyangan Lor, Desa Tegal Gubug, Cirebon menceritakan pengalamannya ketika tersesat di Semeru. Ia hanya bertahan hidup dengan memakan daun pakis dan pelepah pisang muda. Untuk menahan rasa dingin, ia membuat tenda jenis bivak dari dedaunan dan menyalakan api unggun.
"Rasa lapar itu datang ketika malam hari karena udara yang begitu dingin dan masih banyaknya hewan buas seperti harimau dan babi hutan, maka harus menunggu pagi dulu," tutur Supyadi, Kamis (26/5/2016).
(Baca juga: Dua Pendaki yang Hilang di Semeru Ditemukan Selamat)
Menurutnya, setelah sampai ke puncak Semeru, beberapa menit kemudian Supyadi dan Zirli langsung memutuskan untuk turun dari puncak Mahameru. Cuaca saat itu di sana tertutup kabut tebal dan kepulan asap belerang yang sudah mulai menghitam, sehingga petunjuk jalur pendakian tidak terlihat lagi.