Nurhammah (37), keluarga Rozi mengungkapkan, dari hasil rontgen lukanya cukup dalam tapi tidak sampai melukai organ vital tubuhnya. Dia mengisahkan, begitu Rozi berhasil lepas dari besi yang menancap di dada, darah langsung muncrat.
"Rozi bilang ada rasa nyeri di bawah dadanya. Sangat sakit katanya. Rencananya hari ini akan dioperasi,” tuturnya.
Selain Rozi, ada satu pasien lainnya yang dirawat di RSUD M, Djamil Padang akibat gempa. Pasien itu bernama Geby Samantha (21), mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Andalas.
Korban terluka setelah tertimpa temannya yang jatuh dari lantai dua rumah kos mereka, saat gempa terjadi. Kosan Geby berada di Kampung Duri Kapalo Koto Limau Manis, Kecamatan Pauh, Padang.
“Ketika temanya terjatuh, dia ada di bawah dan tubuh temannya menimpa korban ini membuat tulang betis besar bagian kirinya patah,” kata Jifi dari Pusdalops PB Sumbar.
(Risna Nur Rahayu)