Ukiran pada fragmen batuan itu adalah berbentuk karya seni yang merekam perjalanan, agama, makanan dan minuman penduduk pada zaman itu.
Temuan itu secara luas diyakini bahwa Christopher Columbus telah menemukan Amerika pada 1492. Itu disebabkan dia memimpin ekspedisi maritim trans-Atlantik yang berbasis di Spanyol dan akhirnya dianggap sebagai penemu Amerika.
Padahal, sebelum Columbus para suku Arab telah terlebih dahulu menginjakkan kaki di Amerika.
(Ahmad Taufik )