JAKARTA – Memasuki hari keempat jebolnya tanggul di Pantai Mutiara, kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, menyebabkan pendapatan para nelayan merosot sebesar 80 persen.
Salah satu pedagang di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Baru, Apang, mengeluh bahwa pendapatannya menurun drastis.
"Omzet kita menurun drastis, dari 70 persen hingga 80 persen," keluhnya kepada wartawan, Rabu (8/6/2016).
Penurunan tersebut dikarenakan para pembeli yang enggan datang ke Tempat Pelelangan Ikan Muara Baru tersebut.
"Pembeli juga jadi enggak pada dateng. Ini sudah empat hari. Pemerintah cepat inilah tanganin banjir. Jadi kalau ada rob, jangan banjir ke mari karena omzet kita turun drastis," katanya.
(Baca Juga : Banjir di Pantai Mutiara, Polsek Kawasan Muara Baru Nyaris Lumpuh)
Apang juga semakin menderita lantaran fasilitas listrik di sana dicabut. Ia pun hanya bermodalkan lilin saat berjualan.
"Ini sudah hampir empat hari. Kita pakai lilin doang. Kalau dibilang sih gimana ya. Namanya kita pedagang, tinggal nunggu solusi pemerintah, tolong dipercepatlah," katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)