Dari 7.346 ha tanaman jagung yang ada di wilayah itu, 6.655 ha atau sekira 90,60 persennya mengalami kerusakan.
Kerusakan terparah berikutnya diderita Kabupaten Lembata. Dari 4.736 ha tanaman jagung di daerah itu, 3.770 ha atau 79,60 persen diantaranya rusak. Sementara, Kabupaten Malaka menempati urusan ketiga kerusakan tanaman jagung yakni dari 7.852 ha tanaman jagung, 3.142 ha atau 40,02 persennya mengalami kerusakan.
“Kabupaten lain yang juga mengalami kerusakan cukup parah adalah Kabupaten Flores Timur yakni 24,79 persen dari 15.784 luas areal tanam yang mengalami kerusakan. Kabupaten Alor 24,42 ha dari luas tanam 8.137 ha , Kabupaten Nagekeo 23,86 persen dari 5.140 ha areal tanam rusak,” tuturnya.
(Fransiskus Dasa Saputra)