Grajegan, Kampung Orang-Orang Sakti

Agregasi Solopos, Jurnalis
Rabu 15 Juni 2016 09:54 WIB
Ilustrasi
Share :

SUKOHARJO – Nama dusun, desa atau wilayah di Jawa biasanya memiliki makna dan arti tersendiri. Salah satunya, Desa Grajegan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah

Desa Grajegan berlokasi di Selatan Kota Sukoharjo. Desa ini berada di jalur utama lintas kabupaten. Kantor Desa Grajegan berada berjarak sekira tiga kilometer dari pusat Kota Tawangsari.

Salah seorang tokoh Desa Grajegan, Sukardi (53) mengatakan nama Grajegan sudah ada sebelum Indonesia Merdeka, tepatnya tahun 1937.

Sukardi mengaku, ia tak paham betul sejarahnya, tetapi cerita lisan turun-temurun menyebutkan, nama Grajegan berasal dari kata gegojekan (bergurau) atau berantem.

“Pada 1937-an itu di sini dihuni oleh orang-orang sakti. Yang diutamakan di zaman itu adalah dukdeng atau penguasaan ilmu kebatinan atau olah raga,” katanya, seperti dikutip dari Solopos.com, Rabu (15/6/2016).

Sukardi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Desa Grajegan mengatakan, pada zaman dulu sudah menjadi hal yang biasa jika ada orang yang saling beradu kekuatan.

“Setiap ada orang berkumpul selalu ada gegojekan. Adu kesaktian mematikan lampu dari kejauhan. Adu kesaktian itu terjadi untuk mencoba dan mengetahui kesaktian seseorang. Misalkan di salah satu daerah ada orang punya hajat dan tidak disukai maka dicoba dengan mematikan lampu dari kejauhan. Alhasil lampu padam,” ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya