Pembunuh Anggota Parlemen Inggris Diduga Aktivis Anti-Islam

Randy Wirayudha, Jurnalis
Jum'at 17 Juni 2016 04:18 WIB
Thomas Mair, tersangka pembunuh anggota Parlemen Inggris, Helen Joanne "Jo" Cox (Foto: Telegraph)
Share :

WEST YORKSHIRE – Pascapenusukan dan penembakan terhadap anggota Parlemen Inggris, Helen Joanne “Jo” Cox, Kepolisian West Yorkshire menangkap seorang pelaku yang diduga merupakan akvitis anti-Islam dari partai sayap kanan, Britain First.

Jo Cox ditikam dan ditembak oleh seorang pria berusia 52 tahun, Thomas “Tommy” Mair di dekat perpustakaan Birstall, West Yorkshire, Inggris pada Kamis, 16 Juni 2016 siang waktu setempat.

Meski sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Leeds, nyawa Cox tak tertolong dan dinyatakan tewas sejam kemudian. (Baca: Saksi Mata Jabarkan Kronologi Penembakan Anggota Parlemen Inggris).

Dalam insiden tersebut, beberapa saksi mata mengaku bahwa pelaku, sempat meneriakkan kata-kata, “Britain First”, sebelum akhirnya ditangkap Kepolisian West Yorkshire.

“Dia meneriakkan ‘Britain First’ ketika dia membunuhnya (Jo Cox) dan saat ditangkap. Dia dilumpuhkan dua polisi dan dibawa dengan ambulans,” aku seorang saksi mata, Graeme Howard kepada The Guardian, Jumat (17/6/2016).

Terkait hal ini, pemimpin Partai Britain First, Paul Golding membantah bahwa Mair, si pelaku pembunuhan Jo Cox, merupakan salah satu kadernya.

“Saat ini klaim (teriakan ‘Britain First’ dari pelaku) belum bisa dikonfirmasi. Itu semua baru sekadar kabar angin. Britain First jelas tidak terlibat dan takkan pernah mendorong tindakan seperti itu,” bantah Golding kepada Telegraph.

(Randy Wirayudha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya