Rumah Pemberian Soekarno untuk Samanhudi Akan Disulap Jadi Museum

Agregasi Solopos, Jurnalis
Sabtu 18 Juni 2016 14:55 WIB
Solopos.com
Share :

SOLO - Keturunan Haji Samanhudi berencana menyulap rumah pemberian Presiden pertama Indonesia, Soekarno menjadi sebuah museum.

Rumah yang beralamat di Jalan Liris Pajang Laweyan, Solo, Jawa Tengah ini dulu diberikan Soekarno kepada Samanhudi atas jasanya sebagai pahlawan pergerakan nasional.

Rumah yang dibangun pada 17 Agustus 1962 ini masih memertahankan arsitektur aslinya. Pondasi bangunan berupa dominasi batu alam berpadu dengan halaman yang cukup luas. Tegel lawas menghiasi bagian dalam rumah seluas 250 meter persegi tersebut. Di tembok depan rumah, terdapat prasasti yang menandai pemberian rumah secara simbolis oleh Soekarno.

Cicit Samanhudi, Yuyun Damayanti mengatakan, keluarga besar Samanhudi memiliki ide untuk mengoptimalkan rumah pemberian Soekarno sebagai museum. Menurut Yuyun, rumah berusia setengah abad lebih itu representatif untuk menyimpan peninggalan sejarah Samanhudi maupun Sarekat Islam (SI).

Selama ini rumah tersebut digunakan turun-temurun oleh keluarga Samanhudi. Rumah itu kini ditinggali Adianto, cicit Samanhudi beserta keluarga.

“Dari rapat keluarga kemarin memang inginnya diubah menjadi museum. Jadi Museum Samanhudi yang sekarang bertempat di Kantor Kelurahan Sondakan dipindah ke sini,” katanya, seperti dikutip dari Solopos.com, Sabtu (18/6/2016).

Yuyun menambahkan, selama ini keluarga merawat sendiri rumah pemberian Soekarno tersebut. Sudah lama pemerintah tidak menganggarkan bantuan untuk pemeliharaan bangunan kuno tersebut. Yuyun berharap, pendirian museum dapat turut melestarikan rumah yang bernilai sejarah tersebut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya