Bentrokan Pecah saat Gerbang ke Al Aqsa Dibuka Bagi Warga Yahudi

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 27 Juni 2016 00:12 WIB
Masjid Al Aqsa di Kota Tua Yerusalem. (Foto: Wikipedia)
Share :

YERUSALEM – Bentrokan antara warga Palestina dan Polisi Israel pecah di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem pada Minggu, 26 Juni. Sedikitnya tujuh warga Palestina luka-luka dan empat orang pemuda ditahan oleh polisi Israel.

Keributan bermula saat polisi Israel membuka gerbang ke kamp yang digunakan oleh turis dan warga Yahudi untuk memasuki lokasi Masjid Al Aqsa, sebuah peristiwa yang belum pernah terjadi di 10 hari terakhir di bulan Ramadan. Demikian keterangan dari direktur masjid Sheikh Omar Kiswani sebagaimana dilansir dari Russia Today, Senin, (27/6/2016).

Namun, keterangan tersebut dibantah oleh juru bicara kepolisian Israel Micky Rosenfield yang mengatakan tidak ada laporan mengenai larangan terhadap warga non-Muslim untuk memasuki kompleks Masjid Al Aqsa pada 10 hari terakhir di bulan suci umat Islam tersebut.

Dia menambahkan bahwa empat orang warga Palestina telah ditangkap karena menghalangi warga non-Muslim memasuki lokasi masjid, namun menyatakan tidak mengetahui adanya penggunaan kekerasan oleh polisi Israel terhadap warga Palestina.

Masjid Al Aqsa yang berada di Israel Timur merupakan salah satu tempat suci bagi umat Islam yang berada di bawah kendali Israel sejak 1967. Umat Muslim tidak menginginkan warga Yahudi untuk berdoa di sekitar tempat ibadah mereka yang oleh umat Yahudi disebut sebagai Temple Mount atau Kuil Gunung.

Pada awal tahun ini, pasukan pendudukan Israel mengawal warga Yahudi untuk memasuki tempat suci pada beberapa kesempatan selama pekan paskah. Dua kelompok peziarah Yahudi dilaporkan meneriakkan kata rasis dan slogan provokatif terhadap warga Muslim Palestina. Mereka juga mencoba untuk berdoa disana, meskipun warga Yahudi dilarang melakukannya di lokasi itu.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya