SOLO – Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, akan membuka pendaftaran lelang untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) usai lebaran.
Lelang jabatan ini akan ditangani panitia seleksi yang independen atau tanpa campur tangan wali kota setempat.
Ketua Panitia Seleksi Sekda Kota Surakarta, Anwar Hamdani mengatakan, Wali Kota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo telah menandatangani surat keputusan penetapan panitia seleksi sekda tersebut. Panitia seleksi meliputi lima orang, yang berasal dari luar jajaran Pemkot Surakarta. Mereka berasal dari latar belakang akademisi, tokoh masyarakat, dan penunjukan dari Pemprov Jateng.
Ia mengatakan, seleksi sekda dilakukan secara terbuka dengan panitia yang bekerja secara objektif, independen, dan akuntabel. "Ya untuk menghasilkan pemimpin yang berkompeten, kami akan bekerja secara independen, objektif, dan akuntabel. Maka dari itu wali kota betul-betul lepas tangan," ujarny.
Pembukaan pendaftaran kandidat sekda rencananya akan dibuka pada 14 Juli mendatang. Siapa saja yang berminat diharapkan berpartisipasi dalam pendaftaran sehingga akan tersaring kandidat sekda yang berkompeten.
Ia menambahkan, Badan Kepegawaian Daerah akan mengunggah secara online mengenai persyaratan sekda, sedangkan calon di Kota Solo yang telah memenuhi persyaratan dipersilakan mendaftar.
Dia mengatakan, calon dari luar kota Solo diperbolehkan mengikuti seleksi, hanya saja biasanya calon dari luar kota tidak banyak berpartisipasi. "Memang sesuai aturannya boleh. Tapi biasanya jarang yang mengikuti. Namun, untuk calon dari Kota Solo diharapkan turut aktif dalam berpartisipasi," tuturnya.
Sementara, Wali Kota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo mengakui, tidak adanya sekda di pemkot setempat memang menjadi kendala tersendiri dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan.
"Pemerintahan berjalan kurang maksimal karena memang selama ini hanya digantikan oleh pelaksana tugas sekda. Dengan adanya pansel ini diharapkan dapat menyaring sekda yang mempunyai komitmen melayani rakyat," katanya.
(Fransiskus Dasa Saputra)