Bahkan karena jalan menjadi satu jalur, banyak pedagang yang gulung tikar, terutama yang posisi tempat jualannya ada di sebelah kanan jalan.
"Banyak yang sekarang sudah enggak jualan oleh-oleh lagi dan milih kerja serabutan. Padahal dulu pemasukan dari jualan lumayan," paparnya.
Ike (43) juga mengungkap betapa sulitnya usaha berjualan oleh-oleh makanan di Nagreg. Sekarang ia sudah menjadi buruh serabutan. Padahal dulu ia berjualan oleh-oleh dengan omzet lumayan.
"Sekarang mah kerja serabutan apa saja. Yang penting kerja," ungkapnya.
Meski begitu, para pedagang masih merajut asa dan mencari rezeki dengan berdagang oleh-oleh. Sebab mereka yakin rezeki bisa datang jika dijemput dengan cara berdagang. Di sisi lain, suami mereka pun berusaha menjemput rezeki dengan berbagai cara.
(Khafid Mardiyansyah)