Kisah Dedek, dari Pemain Timnas hingga Jadi Begal

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis
Selasa 19 Juli 2016 14:02 WIB
foto: Banda Haruddin Tanjung/Okezone
Share :

Karena keahliannya menangkap si kulit bundar, tahun 2007 atau saat duduk dibangku kelas III SMP, dia mencoba mendaftarkan diri untuk masuk Timnas U-18. Dari ratusan orang yang mendaftar, Dedek salah satu yang terbaik dan diterima masuk liga profesional. Dia pun hijrah ke Jakarta untuk meniti karir.

Saat merumput di Timnas di bawah pengawasan Manajer Pelatih Junior Benny Dollo dan pelatih inti Si Ben, Dedek juga dipercaya mengikuti pertandingan bertaraf Internasional. Saat itu, Dedek dipercaya sebagai kiper inti dalam pertadingan perebutan Piala Raja Perlis di Malaysia.

"Dari Riau hanya saya dan teman saya bernama Tengku Lutfi yang saat lolos dari seleksi U 18. Dari yang lolos seleksi, saya yang termuda karena saat itu usia saya masih 15 tahun. Dalam pertandingan di kejuaran di Malaysia, dari tiga kiper saya dipercaya sebagai kiper utama. Namun saat pertandingan itu Merah Putih tidak menjadi juara. Saya juga pernah melakoni kejuaran di Thailand," ucap pria jebolan pesantren itu.

Namun karirnya di U-18 tidak berlangsung sama. Kurang dari setahun, Dedek mengaku mengundurkan diri dan lebih memilih pulang kampung.

"Saya berhenti dari Timas pada tahun 2008. Alasan saya berhenti di Timnas karena mendapat kabar kalau orangtua saya bercerai. Saya frustasi karena ibu saya berpisah. Di sanalah saya mulai mengenal dunia narkoba dan begal," ucap Dedek yang ditangkap karena kasus begal di Pekanbaru.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya