Hal ini terbukti dari target penembakannya, yang rata-rata adalah warga negara asing. Tiga di antaranya adalah pribumi Turki, dan tiga lagi orang Kosovo.
Laporan ini diyakini menjadi segelintir dari motif pelaku. Meski begitu, polisi masih menyelidikinya lebih lanjut.
Pada Senin 25 Juli, polisi Ludwigsburg menahan seorang pelaku. Pemuda berusia antara 15-16 tahun ditangkap di Laim sekira pukul 6.15 waktu setempat. Dia ditangkap karena diyakini menjalin kontak terakhir dengan Sonboly secara online dan diduga mengetahui rencana pembunuhan massal Sonboly, tetapi tidak melaporkannya.
Tersangka kedua ini lantas dikirim untuk evaluasi kejiawaan di pusat psikater. Dugaan polisi bahwa dia menjadi kaki tangan Sonboly semakin kuat setelah ditemukan barang bukti berupa sejumlah peluru, pisau, bahan kimia dan instruksi pembuatan bom. Tersangka kedua juga berencana kabur dari sekolah.
(Silviana Dharma)