Provokasi, Charlie Hebdo Buat Kartun Muslim Tanpa Busana

Rahman Asmardika, Jurnalis
Minggu 14 Agustus 2016 07:34 WIB
Halaman muka edisi terbaru CHarlie Hebdo yang kembali menuai kontroversi. (Foto: Facebook)
Share :

PARIS – Majalah satir Prancis Charlie Hebdo kembali membuat kontroversi dengan halaman muka edisi terbarunya yang menampilkan kartun sepasang muslim berlari tanpa busana. Akibat kartun provokatif ini, staf Charlie Hebdo dilaporkan mendapat ancaman pembunuhan.

Diwartakan The Local, Minggu (14/8/2016), gambar pada halaman muka edisi terbaru itu memperlihatkan seorang pria berjanggut panjang dan seorang perempuan mengenakan penutup kepala seperti hijab berlari di pantai tanpa mengenakan busana. Alat vital pria dalam kartun tersebut tampak dari balik janggutnya, sedangkan perempuan berhijab itu menunjukkan buah dadanya tanpa ada penutup.

Bersama gambar tidak senonoh itu dicantumkan tulisan dalam bahasa Prancis “Musulmans deconcez vouz” yang berarti “Reformasi Islam, muslim bersantailah”. Edisi yang terbit pada Rabu 10 Agustus  itu segera menuai kecaman bahkan ancaman pembunuhan di laman Facebook Charlie Hebdo.

Ini bukanlah pertama kalinya Charlie Hebdo membuat kartun yang isinya memprovokasi umat Islam. Bahkan pada Januari tahun lalu, kantor mereka di Paris diserang sekelompok orang bersenjata dengan klaim pembalasan atas karikatur Charlie Hebdo yang dianggap melecehkan Nabi Muhammad SAW.

Akibat peristiwa yang menewaskan 12 orang itu, para penulis Charlie Hebdo kini bekerja dengan perlindungan ketat dari Kepolisian Prancis. Ancaman pembunuhan yang baru saja mereka terima juga sedang dalam penyelidikan pihak berwenang. (dka)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya