"Mereka rebutan bendera yang ada uangnya, tapi ada yang tidak dapat. Akhirnya ribut dan terjadi perkelahian. Saya juga kurang jelas tadi, intinya mereka rebutan hadiah," katanya, Rabu (17/8/2016).
Bentrok tersebut juga mengakibatkan dagangan milik pedagang kaki lima yang berjualan di depan kantor Gubernur Provinsi Papua turut menjadi sasaran amuk masa yang bertikai.
Sedangkan dua pohon pinang yang masih tersisa akhirnya dirobohkan aparat, untuk menghindari keributan terjadi kembali.
(Risna Nur Rahayu)