Selain Ribut, Asisten SNI Kabupaten Cirebon, Rosid mengungkapkan, pihaknya bersama nelayan dari Cirebon, Tegal, dan Karawang bakal melakukan aksi ke KKP RI pada Selasa 23 Agustus besok.
Sebab, selama ini para nelayan tidak pernah mendapat perlindungan dari pemerintah terkait sudah merajalelanya perompak yang hingga berani melakukan aksinya di perairan Laut Jawa meski sudah sering kali pihaknya melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.
“Senin malam kita berangkat, estimasinya antara 600-an nelayan yang bakal aksi. Hari Selasa kita menuju Kantor KKP dan Gedung Istana Negara. Kita meminta agar kementerian bertindak atas sudah daruratnya perompakan terhadap nelayan. Kami minta aparat bertindak memberantas para perompak sekaligus penadahnya juga, serta kami meminta agar harga rajungan bisa dinaikkan,” kata Rosid.
Ribuan nelayan dari Pulau Jawa yang mencari hasil tangkapan laut berupa rajungan di wilayah perairan laut Palembang dikarenakan di perairan Laut Jawa, rajungan sudah tidak seperti di perairan laut sana yang masih melimpah. Sementara nelayan di sana tidak bisa menangkap rajungan seperti nelayan pendatang.
(Rizka Diputra)