"Dengan kecerdasan yang orang-orang muda usia miliki, mereka tidak lagi terlalu membutuhkan instruktur guna memberikan pelatihan tentang keahlian teror," lanjutnya.
Reza menjelaskan bahwa tutorial merakit bom dan modus-modus teror lain sudah tersedia secara gratis di internet.oleh karenanya, Reza tidak memungkiri tingginya angka pelaku kejahatan yang melancarkan aksi pertamanya pada usia sangat muda. Pelibatan anak-anak muda dalam kelompok teror juga merupakan bukti mudahnya teknologi membuat anak muda mudah melakukan aksi teror.
"Dahulu dikenal ungkapan 'demokrasi bermula di meja makan'. Kini nyaring bunyi kredo lain, ‘Kebrutalan atas nama kebenaran dan kejayaan adalah keagungan’. Ajaran maut itu mengalir ke setiap bulir darah sosok-sosok mungil tak berdosa yang berloncatan di sekeliling kita," pungkas dia.
(Rachmat Fahzry)