BEIJING – Pemerintah China dilaporkan akan meluncurkan stasiun luar angkasanya yang kedua pada hari ini. Peluncuran ini menunjukkan bahwa kemampuan teknologi China sudah bertambah dengan sangat pesat. Perkembangan ini sekaligus merupakan peringatan bagi dunia Barat.
Stasiun luar angkasa China bernama Tiangong 2 telah dibawa dengan roket Long March 7 dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan. Tempat peluncuran itu terletak di tepi Gurun Gobi di China Utara. Peluncuran ini dilakukan setelah China lima tahun lalu mengutus laboratorium pertamanya. Demikian sebagaimana dilansir dari Belfast Telegraph, Jumat (15/9/2016).
Prototipe stasiun luar angkasa kedua China, Tiangong-2 memiliki panjang sekira 15 meter dengan berat delapan ton. Stasiun kedua ini memiliki sejumlah fungsi yaitu dapat mendukung kru dan melakukan percobaan penelitian ilmiah.
(Ahmad Taufik )