Dubes Korsel: Rezim Korut Tak Punya Telinga

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Selasa 20 September 2016 15:01 WIB
Dubes Korsel untuk Indonesia Cho Tai-young. (foto: Wikanto Arung/Okezone)
Share :

JAKARTA - Berkali-kali sudah Korea Utara (Korut) melakukan uji coba nuklir dan rudal balistik. Sepanjang September saja, Pyongyang telah melakukan satu uji coba rudal balistik pada 5 September dan bom nuklir pada 9 September 2016.

Berbagai kecaman dari dunia internasional berdatangan. Namun, Korut bergeming. Bagi Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Cho Tai-young, rezim Korut seperti tidak punya telinga untuk mendengar dunia internasional.

"Komunitas internasional tidak suka program nuklir Korut. Mereka harus mendengar komunitas internasional, sayangnya mereka tidak punya telinga untuk mendengar," ujar Tai-young kepada awak media di Kedutaan Besar Korsel, Jakarta Selatan, Selasa (20/9/2016).

Pria berkacamata itu menambahkan, Negeri Ginseng sangat ingin Korut menghentikan program nuklir mereka. Korut diimbau untuk mencari teman di dunia Internasional dan menggunakan uangnya untuk membiayai kehidupan warganya alih-alih melanjutkan program nuklir.

"Korut itu menderita. Warganya kekurangan makanan. Sangat jelas mereka harus mengganti cara berpikir dan mulai mencari teman di dunia internasional. Tentu banyak yang ingin membantu," tutup Tai-young.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya