Kandungan Sampah Antariksa di Sumenep Diteliti Bapeten

Syaiful Islam, Jurnalis
Kamis 29 September 2016 16:30 WIB
Sampah antariksa yang ditemukan di Sumenep (Foto/Syaiful Islam/Okezone)
Share :

SURABAYA - Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) meneliti kandungan empat sampah antariksa yang disimpan di Mapolres Sumenep, Jawa Timur, sebelum dibawa ke Bandung oleh peneliti LAPAN.

Hal itu untuk memastikan apakah empat benda yang jatuh di Kepulaun Gili Raja, Sumenep, itu mengandung bahan radioaktif alias radiasi nuklir yang membahayakan kesehatan atau tidak.

Subdit Kesiapsiagaan Nuklir Bapeten Moh Ridwan menuturkan, empat sampah antariksa yang jatuh di Sumenep negatif mengandung radiasi nuklir, sehingga tidak membahayakan bagi masyarakat.

"Setelah kami melakukan penelitian menggunakan alat kami, dapat dipastikan bahwa sampah antariksa ini tidak mengandung radiasi nuklir," terang Ridwan kepada awak media, Kamis (29/9/2016).

Sehingga ia pun meminta kepada masyarakat Sumenep untuk tidak khawatir dengan kandungan benda-benda yang jatuh tersebut. Sebab sudah dapat dipastikan benda itu tidak membahayakan.

Sementara itu, Kapolres Sumenep, AKBP Joseph Ananta Pinora, mengungkapkan bahwa ke depan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait yakni LAPAN dan Bapeten terkait jatuhnya benda-benda langit.

"Kita akan terus berkoordinasi untuk mengidentifikasi sejak dini terkait adanya benda angkasa yang akan jatuh untuk memberikan informasi kepada masyarakat agar lebih waspada," tegasnya.

(Ulung Tranggana)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya