Cawapres AS Saling Tuding Bahas Hubungan AS-Rusia terkait Suriah

Silviana Dharma, Jurnalis
Rabu 05 Oktober 2016 15:08 WIB
Debat Cawapres AS 2016, Tim Kaine (kiri) dan Mike Pence (kanan). (Foto: AP)
Share :

Memanfaatkan waktu dua menit untuk menjawab, tak lupa Senator Virginia itu melancarkan serangan lagi kepada capres Republik Donald Trump. “Berbeda halnya dengan Trump, kalau dia negosiasi nantinya dengan uang. Semua jadi urusan bisnis,” sindirnya.

Mendengar jawaban penutup lawan, Pence gatal ingin membalas. Meski begitu, dia menahan diri dan tetap tenang. Membiarkan sampai Kaine selesai lalu menyampaikan sanggahannya.

“Kata-kata Anda salah total. Warga AS tahu itu. Hillary Clinton sewaktu menjabat menlu pernah mengupayakan ‘pengaturan ulang’, semacam jalan pintas perbaikan hubungan antara AS dan Rusia, tetapi hasilnya adalah invasi terhadap Ukraina di Krimea,” paparnya.

Sementara mengenai hubungan antara AS dan Rusia, Gubernur Indiana itu menyerukan kepemimpinan yang kuat sebagai solusinya. “Amerika Serikat lebih hebat dari Rusia. Perekonomian kita enam kali lipat lebih maju dari negara kecil itu. Jadi mengapa kita harus mau didikte oleh mereka?” tukasnya merujuk kepada Presiden Barack Obama dan Hillary yang dinilainya membuat AS lemah di mata dunia.

Lebih lanjut, politisi Republik yang pernah menjadi penyiar radio itu menegaskan, AS harus lebih kuat untuk bisa melindungi hak-hak warga Suriah. Menurut Pence, sudah saatnya Negeri Paman Sam merasakan kepemimpinan yang kuat yang didukung militer yang kuat pula.

Ia juga mengusulkan, satu-satunya jalan keluar bagi rakyat Suriah yang terjebak di antara perang ini adalah membangun zona aman, serta bekerja sama dengan negara-negara sekutu di Arab. Terkait usulan ini, Kaine mengaku sepakat. Namun soal kepempinan Trump, dia sangsi berat.

“Kalau kau tidak bisa membedakan kepemimpinan dan kediktatoran, sebaiknya kembali saja ke bangku sekolah. Putin jelas diktator. Trump juga bilang kalau dunia akan lebih baik jika (Presiden Mesir Moammar) Khadafi dan (Presiden Irak) Saddam Hussein masih berkuasa,” ucap Kaine sambil menggeleng-gelang dan tersenyum mengejek.

(Silviana Dharma)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya