JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan yang juga anggota Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Charles Honoris menyebut tak pernah ada penolakan dari warga yang dikunjungi petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok).
"Selama ini tidak ada penolakan dari warga di tempat-tempat di mana pak Ahok datang untuk menyapa warga," ujar Charles saat dihubungi, Kamis (3/11/2016).
Charles menyebut sekelompok orang yang meneriaki Ahok saat berada di Jalan Ayub, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu 2 November 2016, bukanlah warga setempat. "Mereka datang untuk membuat keributan yang berakibat pengeroyokan pada salah satu ketua RT," katanya.
Anggota Komisi I DPR RI ini menilai, kegiatan berkampanye yang dilakukan setiap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dilindungi undang-undang, termasuk yang dilakukan Ahok.
Ke depannya, tim Ahok-Djarot akan terus berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk menjaga Ahok dan calon-calon lainnya saat blusukan ke pemukiman warga. "Tentunya kita koordinasi terus dengan pihak keamanan," jelasnya.
Untuk diketahui, kemarin Ahok dan tim kampanyenya mendapatkan penolakan oleh sekelompok orang saat blusukan di wilayah Rawa Belong, Jakarta Barat.
Dan hari ini, kejadian serupa terulang kembali saat Ahok menyambangi Jalan Langgar II, RT 13 RW 8, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Saat sedang asyik blusukan, Ahok tiba-tiba ditegur seorang pemuda soal kasus dugaan penistaan agama.
(Angkasa Yudhistira)