HANGZHOU – Seorang pelajar sekolah menengah atas di China rela menjual keperawanannya demi mendapatkan biaya pengobatan kakak laki-lakinya yang menderita kanker. Gadis bernama Xu Yanhua itu terlihat berkeliaran di atas kereta bawah tanah di Hangzhou, China, pada Senin 14 November 2016.
Gadis berusia 19 tahun itu membawa sebuah papan besar sambil mondar-mandir di atas kereta. Xu Yanhua menjual tubuhnya seharga CNY200 ribu (setara Rp391 juta). Langkah itu dilakukan karena keluarganya tak sanggup membiayai pengobatan sang kakak.
“Biaya pengobatan lebih dari CNY200 ribu. Keluargaku tidak sanggup membayarnya. Adakah orang baik yang mau menyelamatkan kakakku?” bunyi tulisan di papan yang dibawa Xu, seperti dimuat Daily Mail, Rabu (16/11/2016).
(Xu Yanhua bersama sang kakak yang menderita leukemia. Foto: Daily Mail)
Xu Yanhua bahkan mengklaim memiliki sertifikat dari rumah sakit yang membuktikan dirinya masih perawan. Ia mengaku berasal dari Kecamatan Qiubei di Provinsi Yunnan. Kakaknya yang berusia 23 tahun itu didiagnosa menderita kanker darah atau leukemia pada 2013. Pihak keluarga sudah menghabiskan banyak uang untuk transplantasi, tetapi tubuh sang kakak terus bereaksi negatif.
Papan iklan Xu Yanhua itu menarik perhatian para pengguna kereta bawah tanah, demikian halnya dengan pihak berwenang. Polisi kemudian membawanya ke pos polisi terdekat untuk dimintai keterangan. Meski apa yang dilakukannya itu mulia, tetapi menjual keperawanan adalah sesuatu yang ilegal di China.