HISTORIPEDIA: Pesta Teh Boston, Picu Perlawanan Koloni Amerika Terhadap Inggris

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 16 Desember 2016 08:01 WIB
ilustrasi yang menggambarkan Pesta Teh Boston. (Foto: Wikipedia)
Share :

Setelah penolakan dari Gubernur Hutchinson, ketua kelompok patriot Amerika, Samuel Adams merencanakan melakukan aksi ‘Tea Party’ dengan melibatkan 60 anggota Sons of Liberty (Putra-putra Kebebasan). Sons of Liberty adalah organisasi yang dibentuk oleh 13 koloni Amerika untuk melindungi hak-hak warga koloni dari kebijakan pajak Pemerintah Inggris.

Pada malam 16 Desember 1773, aksi ‘Tea Party’ dijalankan dengan membuang ratusan peti teh bernilai sekira USD18 ribu atau lebih dari USD700 ribu (Rp9 miliar) jika dihitung dengan kurs saat ini.

Murka dengan aksi para patriot yang secara terang-terangan merusak hak milik dan properti warga Inggris, parlemen menetapkan UU Paksaan (Coercive Act) pada 1774 untuk membalas tindakan penduduk koloni yang dianggap sebagai perbuatan tak termaafkan. Penetapan UU tersebut memaksa Pelabuhan Boston ditutup dari kapal-kapal dagang dan menerapkan pemerintahan militer Inggris di Massachusetts.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya