Bahkan, Ramlan coba menebaskan pedangnya kepada polisi yang hendak menangkap. Polisi pun menembak Ramlan di bagian kakinya. Hingga akhirnya ia dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Namun, Ramlan tewas dalam perjalanan karena kehabisan darah.
Ramlan dikenal sebagai spesialis perampokan rumah kosong dan mewah. Ia bukan orang baru di dunia perampokan. Dia juga tercatat sebagai residivis yang sering keluarmasuk tahanan.
(Angkasa Yudhistira)