JEMBRANA - Remaja berinisial MJA (17) menjadi korban pemerkosaan di Jembrana, Bali. Saat digauli, dia diancam oleh pelaku. Hal tersebut terungkap saat diperiksa di Polres Jembrana, pada Jumat (13/1/2017).
Anggota kepolisian Polres Jembrana ini mengatakan, selain dicekik lehernya dari belakang oleh pelaku, korban juga diancam oleh pelaku yang mengatakan punya indra ke enam.
Korban diketahui diperkosa oleh pelaku usai bertemu dengan temannya.
"Korban mengaku dipaksa melayani nafsu pelaku dengan diancam akan dibunuh oleh mahluk halus. Saat itu korban pun ketakutan,"jelasnya, di Jembrana.
Adanya ancaman ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim AKP Yusak A Sooai.
"Korban mengaku seperti itu. Kalau dia diancam dibunuh. Pelaku ini mengatakan kalau bisa membunuh korban dengan cara memanggil roh-roh jahat," ujarnya.
Polisi hingga saat ini masih memburu pelaku. "Kami masih memeriksa korban. Apakah sebenarnya dia mengenal pelaku atau tidak," pungkasnya. (sym)
(Ulung Tranggana)