Dituduh Selundupkan Senjata, Sudan Puji Kinerja Tentara Indonesia

Rifa Nadia Nurfuadah, Jurnalis
Kamis 26 Januari 2017 18:40 WIB
Pasukan perdamaian Indonesia di Sudan. (Foto: UNIC Jakarta)
Share :

JAKARTA - Proses penyelidikan terhadap tentara Indonesia yang dituduh menyelundupkan senjata di Sudan terus berlangsung. Namun, insiden ini tidak menurunkan penilaian Pemerintah Sudan terhadap kinerja pasukan perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi UNAMID tersebut.

Melalui keterangan tertulis, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Sudan menyatakan, Wakil Menlu Sudan Abd Al Gani Al Naeem dan Duta Besar Indonesia untuk Sudan Burhanuddin Badruzzaman telah bertemu untuk membahas masalah ini. Dalam pertemuan tersebut, Al Naeem mendeskripsikan hubungan antara kedua negara amatlah baik dan mengakar kuat.

"Ia juga memuji peran Indonesia dalam menjaga perdamaian di Darfur melalui keterlibatan dalam misi UNAMID. Reputasi polisi Indonesia amat baik sejak unit pertama bertugas di Darfur pada 2008," demikian dikutip dari keterangan tertulis Kemlu Sudan, Kamis (26/1/2017).

Pemerintah Sudan, imbuh Al Naeem, menyambut baik delegasi Indonesia berikutnya. Ia juga meminta mereka menyadari proses penyelidikan yang tengah berlangsung.

"Insiden ini tidak akan memengaruhi hubungan baik antara kedua negara maupun pada kinerja delegasi Indonesia pada UNAMID," tulisnya lagi.

Sementara itu, Dubes Burhanuddin Badruzzaman menyampaikan rasa terima kasihnya atas apresiasi Pemerintah Sudan terhadap kerja tim penjaga perdamaian Indonesia di Sudan. Ia juga menyampaikan, kerjasama antara Indonesia dan Sudan akan terus berkelanjutan.

Seperti diketahui, pemerintah negara bagian Darfur Utara menangkap pasukan Indonesia yang tergabung dalam misi penjaga perdamaian (UNMAID) di Darfur pada Jumat 20 Januari. Tentara Indonesia ini dituduh membawa senjata untuk diselundupkan keluar dari Bandara El-Fasher.

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kemudian mengonfirmasi, pasukan yang ditangkap di Sudan adalah anggota mereka. Polri lalu memberangkatkan tim khusus untuk memberi bantuan hukum dan mengklarifikasi masalah tersebut.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya