"Eropa dan Italia akan berbagi tanggung jawab terkait hal ini," ujar Tusk.
Tusk menambahkan, KTT Uni Eropa akan mampu membuka jalan untuk membentuk aksi kemanusiaan guna menyelamatkan kehidupan para imigran yang tidak memiliki kesempatan mendapat suaka di Eropa. Ia juga ingin negara anggota UE lebih tegas dalam menangani masalah imigran.
"Ini adalah satu-satunya cara untuk menghentikan kematian orang-orang di padang pasir dan di laut. Dan ini juga menjadi satu-satunya cara untuk mendapatkan kontrol atas migrasi di Eropa," tambah Tusk.
Pada 2016, sebanyak 364 ribu migran Libya tercatat menyebrang ke Eropa melalui jalur laut. Negara tujuan utama para migran tersebut adalah Italia dan Yunani. Sedangkan 5.083 orang dilaporkan tewas dalam perjalanan saat mencoba menyeberang lewat Laut Mediterania. (rav)
(Rifa Nadia Nurfuadah)